Edisi 13 Oktober 2026Tempat tinggal, tempat tumbuh.
← Rumah & KotaSewa

Rayap, tikus, dan kecoak di rumah sewa: siapa yang bertanggung jawab dan pencegahan yang murah

Hama datang sebelum Anda, tetapi hidup bersama Anda.

Rayap, tikus, dan kecoak di rumah sewa: siapa yang bertanggung jawab dan pencegahan yang murah
Foto: P / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Rumah sewa yang terlihat bersih saat survei bisa berubah menjadi arena pertempuran beberapa minggu kemudian: jejak serbuk kayu di bawah kusen, suara di plafon tengah malam, atau kecoak yang muncul setiap kali lampu dapur dinyalakan. Siapa yang harus membereskannya, penyewa atau pemilik, adalah pertanyaan yang jarang terjawab di kontrak, dan karena itu layak dibicarakan dengan kepala dingin.

Membedakan hama bawaan dan hama undangan

Baca juga: Hewan peliharaan di rumah sewa: izin, klausul, dan kerusakan yang pantas ditanggung penyewa

Prinsip yang masuk akal dan banyak dipakai: hama yang berasal dari kondisi bangunan adalah urusan pemilik, dan hama yang datang karena kebiasaan penghuni adalah urusan penyewa. Rayap yang sudah bersarang di kusen dan kuda-kuda sebelum Anda masuk, tikus yang keluar masuk lewat lubang di plafon atau pipa yang tidak tertutup, atau kecoak dari saluran air yang rusak termasuk kelompok pertama. Semut dan kecoak yang muncul karena sisa makanan tidak disimpan, atau tikus yang tertarik pada sampah yang menumpuk, termasuk kelompok kedua.

Garis ini tidak selalu tegas, dan di situlah dokumentasi hari pertama kembali berharga. Serbuk kayu, lubang di dinding, dan kotoran tikus yang difoto saat serah terima membuktikan bahwa masalah sudah ada sebelum Anda. Laporkan segera secara tertulis; masalah hama yang dibiarkan berbulan-bulan tanpa laporan sulit lagi dibebankan kepada pemilik.

Rayap: bukan urusan semprot sendiri

Rayap adalah satu-satunya hama yang benar-benar mengancam bangunan, dan hampir selalu menjadi tanggung jawab pemilik. Obat semprot dari toko hanya membunuh yang terlihat; koloni di dalam tanah tetap utuh dan kembali dalam hitungan minggu. Penanganan yang efektif melibatkan pengeboran dan penyuntikan di sekeliling fondasi atau pemasangan umpan, dan itu adalah investasi pada bangunan, bukan pada kenyamanan penyewa.

Tugas penyewa adalah mengenali tanda-tandanya lebih awal: kusen yang terdengar kosong saat diketuk, jalur tanah tipis di dinding, sayap serangga berserakan setelah hujan pertama. Melaporkannya cepat menyelamatkan kusen, lemari, dan buku-buku Anda.

Pencegahan yang tidak menguras kantong

Sebagian besar pencegahan hama tidak membutuhkan jasa profesional. Tutup celah di bawah pintu dengan karet penyekat. Pasang kasa pada lubang angin dan saringan pada lubang pembuangan. Simpan makanan kering dalam wadah tertutup, buang sampah setiap malam, dan jangan biarkan kardus menumpuk di gudang karena rayap dan kecoak menyukainya. Periksa bagian bawah bak cuci piring secara berkala; kebocoran kecil di sana adalah sumber air bagi semua hama sekaligus.

Hama adalah bagian dari hidup di iklim tropis, dan tidak ada rumah yang benar-benar bebas darinya. Yang membedakan rumah yang nyaman dari yang menyiksa adalah seberapa cepat masalah dikenali, dan seberapa jelas pembagian tanggung jawab saat ia muncul.

MK
Mira KusumoMira Kusumo bergabung pada 2024 dan sejak itu banyak menulis tentang sewa dan tata kota. Pengalamannya berpindah kontrakan delapan kali di satu kota yang sama menjadi dasar sebagian besar tulisannya tentang hak penyewa.